Breaking News
recent

Lensa Gokil - 5 Jenis Bau Mulut dan Artinya


Lensa Gokil - Anda mungkin tahu cara menghilangkan bau mulut. Bisa dengan menggosok gigi atau berkumur sesering mungkin. Anda juga bisa mengunyah permen setelah makan. Namun, bagaimana jika bau mulut tersebut masih ada?

Kurangnya kebersihan mulut dan gigi, jadi salah satu penyebabnya. Seperti mulut kering sebelum tidur, kurangnya cairan atau tidak ada sama sekali yang menyebabkan kekeringan dan bau mulut di pagi harinya.

Jika penyebabnya hanya mulut kering, Anda tidak perlu khawatir, karena 75 persen orang yang mengonsumsi obat-obat tertentu seperti antihistamin, antidepresan, dan obat pengatur tekanan darah memang menyebabkan mulut kering.

Namun ternyata, ada lima jenis bau mulut bisa mempengaruhi kesehatan Anda, seperti dilansir Foxnews, sebagai berikut:

1. Jika bau mulut seperti kapur barus

Jika bau mulut seperti kapur barus, Anda mungkin memiliki alergi, post-nasal drip (ingus berlebihan), atau infeksi sinus. Bila Anda memiliki masalah sinus kronis, bakteri di mulut Anda dapat mengkonversi protein dalam lendir menjadi senyawa yang disebut skatole.

Minum obat alergi, bilas sinus Anda dengan neti pot, atau (jika dokter Anda mendiagnosis adanya infeksi bakteri) dengan antibiotik.

2. Jika bau mulut seperti buah

Jika bau mulut seperti buah, Anda mungkin memiliki diabetes. Gula dalam aliran darah Anda normalnya disebarkan ke seluruh tubuh yang digunakan sebagai energi. Jika itu tidak terjadi, gula darah naik, dan sel-sel Anda mulai membakar lemak untuk energi.

"Hasil sampingan dari proses keton yang menyebabkan bau napas Anda seperti aroma buah," kata seorang dokter obat keluarga di Washington, DC, Dr. Shilpi Agarwal.

3. Jika bau mulut seperti susu asam

Jika bau mulut seperti susu asam, Anda mungkin intoleran terhadap laktosa. Bau ini mungkin menunjukkan, Anda tidak mencerna protein dalam protein susu benar, kata dokter gigi, bacteriologist, dan founder of the California Breath ClinicsKatz, Harold Katz, DDS.

Tentu saja, Anda juga mungkin memiliki gejala lainnya, seperti diare, kram, dan gas setelah terlibat dalam produk susu.

4. Jika bau mulut seperti popok

Jika bau mulut seperti popok, Anda mungkin memiliki batu amandel. Bakteri dan puing-puing bisa terjebak di amandel Anda dan membentuk sesuatu seperti batu di celah-celah. "Ini benar-benar busuk, seperti popok kotor," kata Agarwal.

5. Jika bau mulut terasa busuk

Jika bau mulut terasa busuk, Anda mungkin memiliki penyakit paru-paru. "Sebuah odor (bau sangat busuk)--jauh lebih buruk daripada bau mulut lainnya bisa menjadi tanda dari masalah paru-paru mulai dari infeksi (seperti pneumonia) untuk kanker," ujar Katz.

Menariknya, tes napas yang dirancang untuk mengidentifikasi bau yang terkait dengan kanker saat ini sedang dalam proses pembuatan. Jika Anda mencurigai Anda mungkin memiliki masalah dengan paru-paru Anda, dokter mungkin akan memastikan dengan stetoskop dahulu. Setelah mendengarkan dengan stetoskop, dia mungkin merujuk Anda untuk tes darah, x-ray, atau tes lainnya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Promo Bonus 50% New Member Sportsbook !
Bonus Cashback Sportsbook 5%Tiap minggu !
Promo Casino Rollingan 0,7%
Proses Deposit dan Withdraw cepat, aman, dan Terpecaya !
Mari bergabung bersama kami di www.agenlive.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : agen.live@yahoo.com
Blackberry Messenger : 24C30592
Livechat : Tersedia di website kami di www.agenlive.com
Proses Depo/WD Cepat, Aman, dan Terpecaya !



AGENLIVE4D 
Togel Online Terbaik,aman,terpercaya & Menang berapapun di Bayar,Partner Resmi Agenlive.com
Minimal Deposit: 10.000
Minimal Withdraw : 25.000
Pasaran : 
Singapore
Result : http://www.singaporepools.com.sg
Hongkong
Result : http://www.hongkongpools.com
Kanada
Result : http://www.kanadapools.com
Swedia
Result : http://www.swediapools.com

Mari Bergabung Bersama Agenlive4d.com
dan Daftar langsung sekarang ! 


Berita Lainnya
Khatrine Pratama

Khatrine Pratama

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.